"Membentuk Manusia yang Beriman dan Berilmu.
Bermanfaat Bagi Kemaslahatan Ummat"

MENYENTUH PENDIDIKAN KITA

pondok modern selamat

Sesungguhnya, pendidikan adalah pengasuhan. Sedangkan Mengasuh memiliki arti yang lebih luas daripada sekedar mengajar. Mengasuh mencakup segala kegiatan anak mulai dari tidurnya, makannya, mandinya, belajarnya, ibadahnya, sampai dengan pola pikirnya. Maka, tidak semua guru di sekolah adalah pengasuh, tetapi pengasuh itulah guru. Namun, guru sejati adalah seorang pengasuh.

Inti pengasuhan adalah sentuhan, how to touch, sentuhan yang bersifat personal (personal touching).bisa berupa sentuhan fisik, sentuhan pemikiran, sentuhan pergerakan dan sentuhan batiniah (yaitu sentuhan ruh dan jiwa). Sentuhan fisik misa salaman guru dan murid. Murid menyalami guru, atau guru menyalami murid. Berjabat tangan keduanya, atau sesekali guru mengelus kepala murid saat menasehati atau mendoakan, yang seperti ini adalah sentuhan fisik dan tak tergantikan. Dampak psikologisnya luar biasa.

Akan menjadi hal yang aneh jika guru jarang atau bahkan tidak pernah menyentuh muridnya. Apalagi jika ada guru atau murid saling menghindari untuk bertemu satu sama lain.

Demikian pula terhadap apa yang  dipikirkan oleh guru, apa yang diceramahkan dan diindoktrinasikan oleh guru kepada murid itu namanya sentuhan pemikiran. Maka, hati-hati jangan sampai pikiran guru menyimpang, karena akan sangat berpengaruh pada pemikiran murid-muridnya. Maka jangan berharap murid akan berpikir maju manakala pemikiran guru buntu.

Sentuhan pergerakan bisa dilakukan dengan aktifitas yg produktif dari guru.. dengan begitu murid akan terinspirasi dengan keproduktifan sang guru. Itulah guru sebagai model buat muridnya. Jangan sampai guru di mata murid nampak lesu, tidak bergairah, sering melamun, dan hal negatif lainya. Hal itu akan dipotret muridnya.

Jika setiap hari yang dilihat, didengar dan dirasakannya adalah hal-hal yang merusak, maka rusaklah murid-murid itu. Kalau ada perilaku guru yang masih seperti itu maka pensiunlah jadi seorang guru.
Ada pula sentuhan batiniah, yaitu sentuhan ruh dan jiwa. Sentuhan jenis ini yang berbicara adalah hati. Guru harus ikhlas mendidik dan mengajar, karena keikhlasannya itulah yang akan mengena dihati murid-murid.

Guru yang terus mendoakan murid-muridnya, dan murid-murid pun mendengar jika gurunya mendoakannya lalu diamini oleh murid-murid, itu dahsyat sekali dampaknya bagi hati dan kejiwaan mereka.

AlhamdulilLaah, kita yang berada di pesantren, shalat lima waktu berjamaah dengan santri, kadang guru imam dan mendoakan santrinya, kadang santri yang jadi imam dan mendoakan gurunya. Usai shalat santri-santri berebut menyalami tangan gurunya. Sungguh, indah sekali. Di luar sistem pesantren maka agak sulit menerapkannya.

Maka, seberapa intens guru melakukan sentuhan kepada murid, hal itu berbanding lurus dengan kesuksesan pendidikan; kesuksesan membentuk mental (caracter building). Maka, ciptakanlah sebanyak mungkin  forum-forum sentuhan guru dan murid.

Dalam hadis Rasul disebutkan bahwa setiap anak lahir dalam keadaan fitri (suci), kedua orang tuanya-lah yang membuatnya menjadi seorang Yahudi, Nasrani atau Majusi. Maka, berhati-hatilah wahai para orang tua dalam mengasuh anak-anaknya karena ucapan, perbuatan dan pikiranmu sangat mempengaruhi mereka. Dan guru layaknya orang tua yang terus mengasuh, mendidik dan mengajar.

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2017

Yayasan Wakaf Selamat Rahayu

Pondok Modern Selamat

 

pondok modern selamat

pondok modern selamat

pondok modern selamat

pondok modern selamat

pondok modern selamat

pondok modern selamat

pondok modern selamat

 

 

Leave a Comment

3 × 5 =

    • alif
    • 02/05/2017
    Reply

    Subhanallah… pesantren jawaban pendidikan di negeri ini

Pengunjung