"Membentuk Manusia yang Beriman dan Berilmu.
Bermanfaat Bagi Kemaslahatan Ummat"

Menumbuhkan Kesadaran Bela Negara di Kalangan Santri

pondok modern selamat

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia mengadakan program membentuk Kader Bela Negara yang tangguh guna mendukung pertahanan negara dan terwujudnya sistem Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN). Program tersebut merupakan bagian dari cara pemerintah guna menumbuhkan kesadaran bela negara di kalangan para santri pada khususnya pondok pesantren pada umumnya.

Program yang direncakan dari pemerintah ini nantinya akan dijalankan melalui perekrutan. Menurut Dirkomcab Ditjen Pothan Kemhan RI, Brigjen TNI Iskandar Mirza Munir, “Perekrutan kader bela negara ini nantinya dilakukan melalui seleksi yang ketat.” Pernyataan tersebut beliau sampaikan usai sosialisasi Pengelolaan sumber daya nasional di Auditorium Universitas Selamat Sri (UNISS) Kendal, Senin 6/3.

Selain sosialisasi PSDN, Juga disampaikan materi tentang wawasan kebangsaan dan pentingnya bela negara ditengah-tengah kehidupan masyarakat global.

Sosialisasi ini diikuti oleh para pelajar dari pondok pesantren di wilayah kabupaten Kendal, Seperti Pondok pesantren modern Selamat kendal, Ponpes Darul Arqom, Ponpes Darul Amanah, Pelajar MA NU 03, dan perwakilan dari mahasiswa UNISS serta para dosen dan guru pendamping. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur dan Sekda Kendal Bambang Dwiono.

Ketua panitia, Ustaz Alif Septiawan mengungkapkan materi tentang wawasan dan ideologi kebangsaan sangat penting diberikan bagi para santri dipondok-pondok pesantren, pasalnya, para santri juga warga negara, sehingga tidak terkesan bahwa santri hanya fokus belajar agama dan mengaji, karena dalam memperjuangkan kemerdekaan negara Republik Indonesia kalangan santri dan pesantren  juga mempunyai peran penting.” Materi wawasan kebangsaan ini bagus sekali, supaya santri tidak dipandang hanya mampu mengaji saja, namun para santri juga mempunyai jiwa nasionalisme dan cinta tanah air, karena cinta tanah air bagian dari iman, Khubbul Wathan Minal imani, pungkasnya.

(kutipan koran radar pekalongan, 6/3)

Leave a Comment

four + twenty =